Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA DI INDONESIA

Gambar
1. Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia      Saat ini kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia mengalami perubahan di berbagai aspek yang cukup mengkhawatirkan. Untuk menghadapinya, diperlukan konsepsi, kemauan, dan kemampuan yang kuat dalam menjaga kebesaran dan kemajemukan bangsa. A. Jati Diri Bangsa Indonesia tercermin dalam: Pancasila: Dasar negara yang menjunjung nilai kebenaran, keadilan, kesederhanaan. UUD 1945: Landasan hukum kehidupan berbangsa dan bernegara. NKRI: Bentuk negara yang menjamin kesatuan dan persatuan. Bhinneka Tunggal Ika: Semboyan yang menekankan kesatuan dalam keberagaman. B. Pembinaan Kesadaran Bela Negara dilakukan melalui: Pendidikan Kewarganegaraan. Latihan Bela Negara. Kampanye Bela Negara. C. Tujuan Bela Negara: Melindungi negara dari ancaman. Mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa. Meningkatkan ketahanan nasional. 2. Penguatan Literasi Keuangan untuk Kesejahteraan Mahasiswa      Literasi keuangan pentin...

Seminar Internasional Unusa – Universiti Malaya

Gambar
https://fkip.unusa.ac.id/   Seminar Internasional Unusa – Universiti Malaya Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( Unusa ) bekerja sama dengan Universiti Malaya menyelenggarakan seminar internasional bertema “The Development and Dynamics of Islamic Jurisprudence in the Modern Era” pada Selasa (12/8) di Kampus C Unusa. Tujuannya memperluas pertukaran ilmu, gagasan, dan pengalaman dalam bidang hukum Islam di tingkat global. Seminar menghadirkan narasumber dari Indonesia (Dr. Muhammad Syaikhan, Nanang Rokhman Saleh, dan Mochammad Ikhwan) serta dari Malaysia (Dr. Shahidra binti Abdul Khalil, Assoc. Prof. Dr. Nor Fahimah Mohd Razif, Dr. Ariyanti Mustapha, dan Dr. Imamuddin). Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng, menyampaikan apresiasi kepada delegasi Malaysia dan menekankan pentingnya hukum Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sosial, dan budaya. Ia mencontohkan fatwa MUI Jatim tentang larangan sound horeg sebagai bukti fiqih yang responsif terhadap zama...